Entri Populer

Rabu, 02 Februari 2011

Resensi Novel "Laskar Pelangi"


I.     IDENTITAS BUKU
1.      Judul Buku       : Laskar Pelangi
2.      Pengarang         : Andrea Hirata
3.      Penerbit            : Bentang
4.      Kota terbit        : Yogyakarta
5.      Tahun terbit      : 2008
6.      Cetakan                        : Ke-17
7.      Ilustrasi sampul: Sampul novel yang berjudul Laskar Pelangi  ini yang mendominasi adalah warna kemerah-merahan langit pada waktu senja atau sore hari dan warama pelangi, serta di bawahnya tampak warna hitam. Pada bagian atas tertulis INDONESIA’S MOST POWERFUL BOOK denagan warana kuning kecoklat-coklatan. Nampak di bawahnya terdapat gambar siluet yang menggambarkan jumlah orang-orang atau anggota Laskar Pelangi. Di pojok kanan atas tertdapat label atau cap penerbit yaitu Bentang, sedangakan untuk judul nama pengarang Andrea Hirata tertulis dengan huruf berwarana putih, sementara tulisan Laskar berwarna merah muda atau pink dan tulisan Pelangi berwarna kuning dengan huruh dicetak lebih besar. Nampak di bawah bertuliskan “Sebuah novel yang sangat menggugah. Siapapun yang membacanya akan termotivasi dan merasa berdosa jika tidak mensyukuri hidup”. Sebuah pesan yang teramat indah. Semua tulisan itu dimulai dari gambar siluet para anggota Laskar Pelangi sampai ujung bawah sampul, beground hitam. Sementara untuk sampul bagian belakang berisi tau berisi tulisan synopsis novel ini dan pendapat para pakar dan pembaca.

II          Cara Baca
Saya membaca novel ini memerlukan waktu sekitar satu minggu, dengan memanfaatkan waktu luang. Biasanya pada malam hari yang paginya tidak ada jdwal perkuliahan. Seperti malam Sabtu, atau malam Minggu. Saya tidak membutuhkan  waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan membaca buku tersebut. Walaupun bukunya bisa dibilang tebal, dengan ceritanya yang begitu menarik dan memikat tak ayal waktu yang dibutuhkan untuk membaca novel ini sampai habis tidak memerlukan waktu yang lama. Pembaca seolah-olah dibius dengan candu yang memabukan, serasa ingin terus mengikuti isi cerita dalam novel tersebut sampai habis.

II.                Sinopsis
Novel yang berjudul Laskar Pelangi, menceritakan begitu banyak hal yang menakjubkan yang terjadi dalam masa kecil para anggota Laskar Pelangi. Sebelas anak Melayu Belitong yang luar biasa ini tak menyerah walau keadaan tak bersimpati [ada mereka. Tengoklah Lintang, seorang kuli kopra cilik yang genius dan dengan senang hati bersepeda 80 kilometer pulang pergi untuk memuaskan dahaganya akan ilmu, bahkan hanya untuk menyanyikan lagu Padamu Negeri diakhir jam sekolah. Atau Mahar, seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif, tak logis, kreatif, dan sering diremehkan sahabat-sahabatnya, namun berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka dalam karnaval 17 Agustus. Dan juga Sembilan anggota Laskar Pelangi lain yang begitu bersemngat dalam menjalani hidup dan berjuang meraih citc-cita. Begitu pahit hidup yang harus dijalani para anggota Laskar Pelangi, namun dibalik semua itu mereka mempunyai semangat yang luar biasa di dukung oleh seorang guru yang tak henti-hentinya member ilmu dan motivasi, yakni Ibu Muslimah. Kekompakan mereka begitu luar biasa, persahabatan diantara mereka sangat lekat. Walaupun mereka bukanlah orang yang dianugrahi kekayaan tetapi mereka tetap bersemngat dan berjuang, tidak kalah dengan orang-orang yang dianugrahi kekayaan. Seperti pada waktu mengikuti perlombaaan cerdas cermat. Terbukti Lintang yang begitu Genius mampu mengharumkan nama sekolah Muhamadiyah dimata orange lain. Tapi kehidupan LIntang tidak secerah otaknya, saat ayahnya meninggal ia terpaksa meninggalkan bangku sekolah dan lebih memilih membanting tulang demi menghidupi keluarganya. Karena selain ayahnya hanya dia yang harus bertanggungjawab akan kelangsungan hidup keluarganya.  Hal itu, begitu miris, sementara Mahar harus bersusah payah mengejar ketinggalan karena perbuatannya yang bodoh dan lebih mementingkan provesi paranormalnya daripada sekolah. Haruskah orang-orang seperti Lintang tidak lagi merasakan dunia pendidikan karena keterbatasan akan biaya, padahal dia bisa dikatakan mempunyai asset berharga, otaknya yang begitu genius dengan sekejap harus hilang demi mdlaksanakan kewajibannya untuk menghidupi keluarga setelah ayahnya meninggal dunia. Perjuangan Lintang yang begitu hebat lenyaplah sudah bersama cita-citanya. Tapi begitulah gambaran kehidupan kebanyakan anak di Negeri tercinta kita Indonesia.


III.             Tanggapan
Kelebihan
Dilihat dari segi isinya, novel ini begitu luar biasa karena mampu menyihir pembacanya untuk larut di dalamnya dan seperti yang dituliskan di cover novel ini, yaitu novel yang menggugah semangat. Pembaca dibuat penasaran akan isi yang akan disampaikan pengarang,yang sehingga pembaca di buat terus dan terus penasaran akan hal-hal yang terjadi halaman demi halaman. Bahasa yang digunakan benar-benar menarik dn indah denagn memunculkan setiap kejadian yang dilukiskan dengan gaya bahasa yang menarik. Adapun dari segi cetakannya, menggunakan kertas putih, sehingga membuat pembaca lebih terang ketika membaca pada novel ini.
   Kekurangan
Karena pengarang menggunakan bahasa yang mungkun bagi orang awam kurang dimengerti, sehingga hal ini menjadi kekurangan dari novel ini.
Selain itu kertas yang digunakan nampaknya tidak mendukung, alangkah sempurnanaya jika kertas yang digunakan adalah kertas yang putih. Menambah sempurna novel ini dari segi isi yang terkandung dan bentuk fisiknya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar